Setelah sebelumnya saya mengunjungi pantai Drini bersama kakak dan adek dan sudah dibahas di blog ini, kami melanjutkan perjalanan ke pantai Sepanjang. Sesuai namanya, pantei Sepanjang ini memang panjang… maksudnya panjang garis pantainya, bukan yang laen, hehehe
Kebetulan saya mengunjungi pantai Sepanjang ini bersama kakak dan adek saya pas bukan hari libur, jadi ya sepi, hehehehe… Gak libur kok meliburkan diri? Sekali-kali bolos kerja demi ke pantai gak papa kok, lagian si bos gak bakalan baca postingan ini, hehehehe…
Pantai Sepanjang pas sepi seperti foto di atas memang menyenangkan, seolah-olah pantai milik sendiri dan yang lain ngontrak, hehehehehe… Ombak di pantai Sepanjang ini cenderung kalem-kalem saja karena kebtulan pas saya datang, laut sedang surut. Garis pantai Sepanjang yang cukup panjang ini asik buat lari-lari atau beraksi di atas pasir putihnya, tapi awas ada karangnya lho, hehehe… Bayangkan saja mengunjungi pantai Sepanjang yang sepi ini bersama sang kekasih, kemudian lari-lari kecil kayak di film India,,,wkwkwkw
Kakak bersama suaminya dan adek saya sedang menikmati suasana pantai Sepanjang yang sepi. Bagaimana fasilitas di pantai Sepanjang? Tenang, pantai Sepanjang ini termasuk pantai yang sudah mendapat sentuhan pembangunan. jalan masuk pantai Sepanjang ini sudah diaspal mulus, warung makan dan camilan banyak, kamar mandi, dan mushola juga ada… komplit kan?
Sayang beribu sayang, keindahan pantai Sepanjang ini dinodai oleh sampah yang bisa dikatakan cukup banyak dan mengganggu pandangan seperti pada foto di atas. Saya nggak habis pikir, para pengunjung yang tak tau diri itu kok main buang sembarangan? Padahal tong sampah banyak tuh di pantai Sepanjang. Kalau gak ada tempat sampah kan bisa di bawa dulu sampahnya, tar dibuang di tempat semestinya. Atau pengunjung yang tidak tertib mending dibuang ke laut aja ya?
Coba tebak, sedang apa makhluk-makhluk pemakan nasi di atas?
Seperti biasa, yang punya blog Kisah Foto musti nampang di akhir postingan, mengapa? Ini sebagai barang bukti kalau yang punya blog emang mampir ke situ, sekalian pamer, hahahahaha…
Pantai Gunungkidul lain yang tak kalah indah (klik)
6 komentar
Iya mbak, seumur2 baru sekali melihat burung itu, heheheehe... desa di Jerman?
jd pada melongo lihat burung elang bro ? coba main ke desaku sini byk bro burung elang :)